Rabu, 08 Januari 2014

Tips merawat burung kacer

TIPS PERAWATAN BURUNG KACER




Burung fight seperti Kacer memang diibaratkan petarung yang harus komplit memiliki, mental ,stamina n killing punch.....
mental kurang = mbagong
stamina kurang = mbagong (awal kerja separoh jln mbagong)
killing punch = ga menang (ngerol aja ga punya tembakan,puayaahhh....)

Makanya sering muncul istilah “jalani rawatan pemilik sebelumnya”,
menjadi solusi singkat walau belum tentu jitu. Kenapa ?? Apakah kita
yakin betul dengan rawatan pemilik sebelumnya Kacer tersebut telah
stabil, atau hanya kebetulan saja pada saat tersebut dia mau nampil.

Jadi main kacer yang terpenting adalah 3 point ;

1. Membaca dan memahami karakter Kacer kita (ini dibutuhkan
pengamatan yang perlu waktu & kesabaran)
2. Rawatan Harian adalah fooding,kandang dan tangkringan,mandi
& jemur juga banyak yang menggunakan Umbaran
3. Rawatan/Setting Lapangan

A. RAWATAN HARIAN

Penjemuran

Kacer harus di jemur rutin setiap hari agar lebih fit & mempunyai
nafas yang lebih panjang.
Durasi Jemur bisa naik secara bertahap setiap minggunya

contoh : minggu 1 jemur dari jam 8 s/d jam 10
minggu 2 jemur dari jam 10 s/d jam 10.30
dst sampai ketika di jemur lama tidak buka mulutnya


Ketika penjemuran dilakukan coba keluarkan semua pakannya,karena Ini gunanya untuk menambah tebal suaranya.

Setelah selesai dijemur taruh kandangditempat yang teduh untuk diangin-anginkan sampai mulutnya tidakmangap lagi kemudian masukan dahulu Voernya pasti dia akan memakan karena selama penjemuran kcaer tersebut tidak makan sama sekali.

Kenapa Voernya dahulu yang diberikan adalah supaya sewaktu memakan voernya ikut tertelan juga lendir kering yang ada dikerongkongannya.

Setelah memasukan Voer makanannya selama 15 menit baru masukan air minumnya. larutan bagus diberikan berguna untuk kejernihan suara burung tsb.

Kalau air Larutan tersebut diminum sampai habis baru kita ganti dengan air putih sampai esok pagi.

Mandi
Yang mendasar mandi berguna utk menstabilkan birahi/emosi,jadi pada dasarnya kita biasakan Kacer tsb mandi setidak-tidaknya 1x setiap harinya. Efek lain dari mandi adalah sedikit mengurangi kelelahan kacer dan mengurangi emosi.

Tapi banyak juga yang kacernya kurang ngedur memandikan Kacernya berapa hari sekali ini agar birahi nya naik karena panas badannya.

Tips : Ane lebih suka mandikan kacer malam ini salah satu solusi juga untuk mengurangi/menghilangkan mbagong,bagusnya menggunakan air dingin Pada saat mandi itulah kita berikan EF dan membersihkan kandangnya.

Ekstra Fooding

Buah
Buah bagus dibiasakan untuk kacer yang berfungsi untuk
menurunkan birahi & menajamkan suara

Buah yang biasa dipakai buat kacer ;

Pepaya, Lebih sering diartikan untuk menurunkan birahi (walau
tidak signifikan)

Apel, Biasanya digunakan untuk menajamkan suara (walau tidak
signifikan) dan membikin suara menjadi lebih jernih.

Pisang
Belum pernah coba neh,bikin kacer gemuk..?
Kacer ane ga kebagian terus karena keseringan ane bikin pisang
goreng

Jangkrik
Sudah menjadi rahasia umum bahwa jangkrik digunakan utk power
suara Kacer tp ini bisa menaikkan birahi...
Untuk harian jangan diberikan terlalu banyak agar terjaga birahinya.
Menjelang lomba baru di naikan karena lomba memerlukan energi
extra
Contoh ane berikan, bisa diterapkan sbb :

Persiapan kacer ke lomba :
1. Jangan sampai ketemu dgn Kacer,MB
2. Pagi dimandikan setelah itu masuk kdg umbaran n latih terbang
+/- 200 x
3. Jemur sekuatnya
4. Setelah dimandikan sore/malam masuk kdg harian
5. EF mulai masuk minggu terakhir ditingkatkan
contoh : Senin pagi jangkrik 5 , sore jangkrik 5
Selasa pagi jangkrik 6 , sore jangkrik 6
Rabu 7-7 + Ulat Hkg
Kamis 8-8 + Ulat Hkg - pindah ke sangkar lomba
s/d sabtu
Minggu EF kembali normal 5-5 cuma di tambah Ulat Hkg
6. Turun yg ke 2 lihat performa main pertama tadi baru di tambah
EF secukupnya (Jangkrik+Ulat Hgk)
7. Kalau tidak jalan atau mbagong/kuda laut jual saja segera
(bercanda bro)

Tips : Ane pribadi menyukai settingan rendah utk jangkrik pada hariannya, kalau bisa maksimal 3-4 ekor/hari. Teknisnya disesuaikan dengan aktifitas kita, bisa dilakukan dengan pemberian sekaligus atau diatur 2x pemberian. Yang terpenting kita coba biasakan dengan kebiasaan dan kesanggupan kita.

Untuk Kacer yang mbagong baik di poloskan dulu saja atau diberikan jangkrik hanya 1x1 saja/harinya jangrik terbanyak yang pernah ane tahu sekitar 120 ekor,ini diberikan H-1

Cacing
Cacing bisa diberi untuk menurunkan efek birahi pada Kacer. apa cacing diberikan bisa untuk membongkar lagu pada Kacer (seperti pada MB) ane belum ada waktu untuk penelitiannya

Tips : Usahakan cacing di hapus dari harian kecuali Kc yang kita miliki adalah KC muda, karena KC muda rata-rata memiliki birahi yang LABIL dan cenderung di bawah standar.


EF Lainnya
Kroto,
Untuk membuat kacer gacor & birahi naik jd lebih neken ketika di adu.
Ane rasa semua kacer itu awalnya pasti atau kebanyakan mengkonsumsi kroto yang di campur dengan voor nya,betul ga

kalau tidak pasti deh uth kacer ga doyan voor...jadi ini kebiasaan yang digunakan saja,kacer tanpa kroto lebih hemat biaya banyak lho & banyak kacer yg moncer tanpa kroto....Kalau ane sih sering nyoba2 jadi semua kacer ane pasti doyan kroto & untungnya tidak mbagong...

Ulat Bambu (UB),
Biasa diberikan 1-3 ekor di lapangan ketika di adu kacernya
nubruk2 sangkar/ngejeruji alias kegalakan.
UB berfungsi untuk menurunkan birahi,jadi ini juga salah satu
trik agar kacer tidak mbagong ketika di adu,tp ini balik kekarakter
kacer ente masing2 yach

Ulat Hongkong (UH),
sebaiknya jangan menggunakan UH sebagai EF harian karena UH
memiliki efek (emosi)/panas tubuh yang instan.
baik diberikan ketika hari hujan tidak ada panas,menjelang lomba ini
biasa ane berikan 1-2 sesi sebelumnya,takaran bisa 10-20 ekor

B. Kandang dan Tangkringan

Kandang Harian
kita pilih yang mudah dibersihkan biasa menggunakan sangkar
kotak/tempe ukuran bisa 40x40x70,40x45x70 dsb
Biasakan bersihkan setiap hari agar kacer tidak gampang terkena
kutu dan rumah kita tidak bau,kotoran kacer cukup menyengat
hidung lho....

Kandang Lomba
Sesuaikan dengan kocek anda saja....

Tangkringan
Sesuaikan dengan gaya main nya & pastikan dalam memasang
tangkringan ekor jangan sampai terkena kandang agar tidak patah
bulu ekornya.

Model Sejajar
Bisa digunakan secara bertingkat sejajar untuk kacer dengan gaya
naik-turun lincah sambil mengkibas-kibaskan ekor,goyang mang....

Model Palang
Tangkringan palang bisa dipakai untuk kacer yang tidak terlalu
banyak bergaya cenderung agar lebih nancap/nagen.

Model 3 tangkringan
Ane dapat dari bangka,biasa 2 dibawah,1 di atas (tengah2) salah
satu cara agar kacer main tidak turun ke bawah.

C. Rawatan Mabung
- Jangan dimandikan,
- Full kerodong,
- Bersihkan kandang 2-3 hari sekali
- Saat yang tepat untuk rubah/reset settingan
- Saat tepat untuk memaster kacer
- EF normal harian saja

Selesai Mabung
- Mulai mandikan
- Terus di master
- EF di biasakan kembali
- Ketika bulu sudah full semua baru pelan2 di jemur lagi
- Krg lebih 1 bulan full jemur tunggu bulu tuaan,baru mulai di
lombakan kembali

Tips tambahan :
- Dirumah jangan saling lihat kalau kacer lebih dari 1
- Dirumah taruh dekat dengan burung2 Master
- Dirumah jangan dekat2 burung2 type Fighter lainnya seperti MB/TL
- Dilapangan juga jangan gantung dekat2 Kacer,MB lebih baik agak
menjauh agar lebih hemat energiny ga KO duluan..

CARA MEMILIH KACER DARI CIRI FISIK


CARA MEMILIH KACER DARI CIRI FISIK

Sepasang Kacer Poci atas betina, bawah jantan
Kali ini infokacer akan sharing tips memilih bakalan kacer yang semoga bisa menjadi referensi sobat semua dalam memilih bakalan kacer.



Kacer Jantan mempunyai bulu di kepala berwarna hitam, warna didada hitam mengkilap. Sementara kacer betina bulu di kepala berwarna hitam keabu-abuan, warna didada tidak mengkilap. Sedangkan pada kacer usia trotolan atau anakan yang bulunya baru keluar dan belum lengkap, sebenarnya sudah bisa kita lihat meskipun hanya satu atau dua bulu. Pada trotolan jantan bulu berwarna hitam pekat sedangkan trotolan betina wwarna hitamnya agak pudar cenderung berwarna abu-abu.

Memilih trortolan kacer dilihat dari bentuk badan

Trorolan Jantan



Trotolan Betina


Jika sobat infokacer  berniat memilih bakalan untuk kacer kicauan maka tentunya kacer jantan yang harus sobat pilih. Dengan bulu yang berwarna hitam tegas dan mengkilap serta terlihat kontras. Untuk bentuk paruhnya, pilihlah bentuk paruh berpangkal lebar yang besar, tebal dan panjang. Bagian bawah paruh harus lurus dan jangan sampai sobat memilih bakalan kacer yang berparuh bengkok. Untuk posisi lubang hidungnya, pilihlah yang jarak antara lubang hidung dan posisi matanya sedekat mungkin.



bentuk kepala dan paruh trotolan kacer jantan

Bentuk kepala kotak, matanya bulat dan besar serta terlihat melotot. Itu pertanda bahwa burungpilihan sobat mempunyai mental bertempur yang baik. Dari postur badannya pilihlah yang sedang dan dari leher sampai ekor dan kakinya mempunyai panjang yang serasi, jangan pilih bakalan yang leher dan badannya pendek.
Sayap yang mengepit rapat serta kaki yang mencengkram kuat, menandakan bakalan tersebut sehat. Pilihlah yang berkaki besar dan tampak kering. Untuk warna kaki, terserah sobat, karena tidak berpengaruh pada mental si bakalan. Dari gerakan badan,pilihlah yang lincah dan mempunyai nafsu makan yang besar.
Bentuk leher yang panjang padat dan berisi. Menandakan bakalan yang akan mengeluarkan power maksimal saat berkicau.

Mengenal kacer yang punya mental tarung

MENGENAL KACER YANG BERMENTAL TARUNG



Kicau menia biasanya suka memelihara burung dengan suara keras dan bertipe fighter. Terutama bagi penghobi yang suka tampil di arena lomba burung. Penghobi tidak hanya menikmati merdunya suara burung, tapi juga keindahan gaya dari gerakan burung tersebut. Salah satu jenis burung yang banyak dikoleksi penghobi karena memiliki keistimewaan tersebut adalah kacer atau juga disebut kucica. Selain memiliki suara yang khas dan bervariasi, kacer termasuk burung handal.


Kacer dapat menirukan suara burung lain. terutama burung yang bersuara kasar. Seperti jalak suren, cililin, love bird dan lainnya. Penghobi paling suka me-master kacer (mengisi suara burung lain) dengan burung-burung dari jenis tersebut.

Kacer memiliki naluri bertarung yang baik. Dia cepat bereaksi mengeluarkan bunyi yang cukup keras ketika dipelihara dengan Kacer lain. Bahkan hanya dengan mendengar suara musuhnya, kacer langsung membalasnya sambil membuka dan meliuk-liuk kan tubuhya. Kepala mendongak keatas dan mengkibas-kibaskan ekorya. Keistimewaan itulah yang sulit ditandingi oleh burung-burung lain.

Biasanya kacer yang masih muda, walaupun memiliki sifat pemberani namun mudah menyerah jika diperlihatkan dengan kacer lain yang sudah cukup umur, maka dari itu kacer yang masih muda tidak usah terburu-buru ditarungkan dengan kacer yang sudah dewasa.

Ciri dan Jenis Kacer
Untuk mengenal kacer tidak sulit. Burung ini memiliki warna dan variasi bulu yang sama dengan burung decu. Hanya saja membedakan postur tubuh, hanya saja tubuh kacer lebih besar. Kalau boleh dibilang Decu adalah miniatur burung Kacer, karena dua burung ini satu kerabat.

Warna bulu yang khas dari Kacer adalah dominan warna hitam. Terdapat tiga jenis Kacer yang dilihat dari asal populasinya. Kacer lokal dari jawa timur memiliki badan ramping. Warna bulu hampir seluruhnya hitam, hanya ada strip memanjang di ujung sayap.

Kacer jenis ini paling disuka oleh penghobi. Karena memiliki jiwa petarung dan memiliki suara yang banyak variasinya. Selain itu jenis ini juga mudah perawatannya. Kacer jenis lainnya berasal dari jawa barat atau para penghobi biasa memanggilnya Kacer Bandung. Warna bulunya sama dengan Kacer yang di Jawa Timur. Hanya saja perbedaaan yang mencolok adalah pada bulu tubuh bawah yang separonya berada dibagian bawah.

Penghobi Kacer, khususnya yang suka melombakan burung, kurang menggemari Kacer jenis ini. Sebab suaranya monoton tidak bisa menirukan suara burung lainnya. Dan mentalnya kurang bagus.Kacer jenis ini suaranya kurang keras sehingga harganya tidak terlalu tinggi dengan Kacer yang di daerah lain.

Sedangkan Kacer yang berasal dari Kalimantan lain lagi. Postur tubuhnya lebih besar dari jenis lainnya. Karena itu para penghobi sering menyebutnya Kacer Kebo. Suaranya cukup keras dan memiliki mental yang bagus. Namun Kacer ini memiliki kelemahan yang tidak disukai penghobi, yakni mudah sekali birahi. Terutama jika dipertemukan dengan Kacer jantan lainnya. Tanda-tanda jika sedang birahi seluruh bulu tubuh berdiri ekor naik ke atas kadang kesannya membungkus dada, untuk mennujukan kejantannya, atau kalangan penghobi menyebutnya dengan mbedesi.

Membedakan jenis Kelamin
Untuk membedakan jenis kelamin tidak terlalu sulit. Untuk membedakannya bisa diliat dari warna bulu dan fisik.

Kacer jantan memiliki paruh tebal, bulu berwarna mengkilap, kepala tidak bulat, postur agak besar, dan tidak menonjol.

Sedangkan Kacer wanita ciri-cirinya adalah warna bulu kelabu agak kehitam-hitaman, postur agak kecil, kepala bulat, paruh sedang. Suara Kacer betina tidak terlalu keras dan monoton.
Perawatan Dan Pelatihan

Perawatan Kacer bakalan lebih kompleks dibanding dengan yang sudah jadi. Untuk sangkar burung akan membutuhkan tempat yang agak besar, dan jeruji dari bahan kayu yang halus. Ukuran sangkar yang ideal adalah yang memiliki panjang 50 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 70 cm.

Pakan yang baik untuk Kacer
Pur dan makanan tambahan (extra fooding), berupa kroto kering, jangkrik dan ulat pisang.
Untuk pemberian pakan berupa jangkrik, cukup satu ekor perhari, sedang untuk persiapan lomba, biasanya 4-5 ekor perhari. Khusus untuk ulat pisang jangan diberikan terlalu banyak, karena dapat merontokan bulu dan enggan berkicau.

Memandikan Kacer dapat dilakukan dengan menyemprotnya dengan sprayer atau memindahkan burung ke dalam sangkar pemandian.

Penyemprotan pada burung, sebaiknya menggunakan butiran air halus seperti embun. Agar burung tidak merasa terganggu dan menghindari kerontokan bulu. Pembasahan harus keseluruh tubuh, tapi usahakan jangan sampai terkena bagian hidung dan mata.

Kacer sebaiknya dua kali dalam sehari saat cuaca panas, yaitu pagi dan sore. Tetapi untuk Kacer bisa dilakukan lebih sering untuk menhilangkan sifat liarnya. Tujuan memandikan burung adalah untuk membersihkan kotoran yang menempel pada tubuh dan juga menjaga agar suhu tubuh senantiasa sejuk.

Kepiawaian Kacer berkicau, tergantung pada pemeliharaan dan pelatihan. Selain itu kecepatan dan kemampuan Kacer untuk berkicau dapat dirangsang dengan cara latihan seperti berikut :

Melatih Kacer beradaptasi dengan lingkungan yang baru, bisa dilakukan dengan cara mengerudungi sangkar sementara waktu. Kerudung sangkar dibuka secara bertahap, agar Kacer dapat beradaptasi sambil bekicau.

Merangsang Kacer berkicau dengan cara mendekatkan burung yang telah mahir berkicau, selama 1-2 jam perhari, namun burung tersebut jangan dipertemukan secara langsung. Proses ini untuk membiasakan burung pada lingkungan lomba atau lingkungan yang biasa menjadi kerumunan atau lalu-lalng orang. Bila sudah biasa, akan keluar mental juara, dan tidak gentar menghadapi lawan yang sudah piawai.

Untuk menambah variasi volume, sebaiknya Kacer dicarikan master suara burung yang cukup keras. Misalnya : Jalak Suren, Love Bird, Cililin, Cucak Jenggot dan Lainnya.

Cara merawat burung kacer mabung


Cara Merawat Burung Kacer Mabung




Cara Merawat Burung Kacer Mabung


burung kacer termasuk burung yang cukup populer di kalangan pecinta burung kicauan. Burng ini dapat dijadikan burung dalam arena laga atau lomba atau dapat juga digunakan sebagai burung rumahan atau sekedar kelangenan atau hoby belaka. Burung kacer yang banyak dikenal orang ada dua yaitu kacer dada putih atau burung Poci dan satu lagi kacer full hitam dan sering disebut kacer jawa.

Kacer dada putih harganya lebih murah dibanding kacer jawa karena populasi kacer putih masih relatif lebih banyak. Banyak yang tidak tahu cara merawat kacer mabung, karena itu akan saya shareing bagaimana mengatsi burung kacer yang sedang mabung. Mabung adalah saat dimana burung berganti bulu atau mbrondol dalam bahasa jawa. Saat ini burung memerlukan perwatan spesial agar bulu pulih sempurna.

Full kerodong sangkar burung kacer.
Sebaiknya anda mengganti merk voer (ganti voer 521 pakan ayam jig bagus untuk mempercepat rontok).
Berilah kroto selama masa mabung atau pergantian bulu
Jangan dimandikan dulu ketika burng mengalami masa mabung
Tidak perlu dibersihkan kandangnya jika tidak dilakukan penjemuran

Taburi dasar kandang dengan kapur 2 mm dan diatasnya 1cm dedak atau bekatulPerlu kita ketahui bahwa masa mabung kacer berlangsung saekitar 2 bulan berarti lebih pendek dibanding murai batu. Setelah bulu pulih semua, burung kacer mulai dapat dimandikan dan dijemur secara bertahap selama sebulan dan selanjutnya dapat diperlakukan seperti burung kacer normal lainnya.

CIRI-CIRI BURUNG KACER YANG BAGUS

CIRI-CIRI BURUNG KACER YANG BAGUS




Burung Kacer merupakan salah satu burung petarung yang memiliki gaya paling eksotis, disamping suaranya yang sangat memukau. ciri kacer yang bagus salah satunya adalah memiliki bulu yang kering akan tetapi tetap berkilau warnanya selain itu ciri kacer yang bagus menurut omkicau adalh sebafai berikut:


ciri kacer yang bagus, memiliki ciri-ciri antara lain sebagai berikut: Berkelamin jantanciri kacer yang bagus burung Kacer jantan dapat dilihat warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras.,Mata melotot atau medolo, sampai seperti mau keluar dari dalam kelopaknya.Bulu kelihatan kering, tapi bersih dan gilap. Artinya kalau kita menjumpai burung kacer dada putih tapi bulunya kurang bernada kering, biasanya kurang flghter.

Mata yang melotot akan terkesan garang, juga awas dalam mengamati sekitarnya. Kalau kita menjumpai kacer dada putih yang matanya kurang melotot, sehingga terlihat lembut dan kalem, bisa diperkirakan si burung kurang tarung.Postur badang kecil memanjang, tidak pendek. Kemudian perhatikan bagian ekor, biasanya kempal atau ngumpul, dan tidak mekar atau membuka.Bagian paruh terlihat lurus, belahannya memanjang hingga ke belakang sampai mau ke bagian leher atau tenggorokan atau sampai di bawah mata. Jenis yang seperti ini biasanya memiliki volume yang dahsyat dan tembus. Jenis yang seperti ini bisa membuka paruh lebih lebar dari yang belahannya lebih pendek. Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

nah untuk memperjelas anda dalamciri kacer yang bagus adalah sebagai berikut ( sumber gambar dari berbagai sumber)



kacer dengan kepala cepak/ kotak



kacer dengan paruh yang panjang dan agak tebal


kacer yang berbulu kering tapi mengkilap



kacer yang bertubuh professional

BEDA ANAKAN KACER JANTAN DAN BETINA

BEDA ANAKAN KACER JANTAN DAN BETINA








Untuk mendapatkan Anakan Kacer yang berkelamin jantan, ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan patokan.

Pertama, pilihlah Anakan Kacer yang matanya besar dan menonjol.
Patokan kedua adalah dengan mengamati cara Anakan Kacer berdiri. Pilih yang berdiri dengan tegak.
Ketiga, carilah Anakan Kacer yang bentuk paruhnya tebal dan lancip seperti bentuk buah belimbing (Anakan Kacer seperti ini diyakini mempunyai suara yang keras).
Keempat, sebaiknya cari body Anakan Kacer yang bentuknya panjang dan bentuk kepala datar (papak).
Kelima, warna bulu. Anakan Kacer yang berkelamin jantan diyakini mempunyai warna yang lebih tegas dan gelap dibanding warna bulu pada betina.
Terakhir, kalau kita sudah terbiasa melihat dan membandingkan Anakan Kacer jantan dengan Anakan Kacer betina, maka akan terlihat dengan jelas bahwa body Anakan Kacer betina cenderung bulat (dari bagian antara leher dengan dada hingga perut membentuk huruf “C”) sedangkan Anakan Kacer jantan lebih rata.
Satu hal lagi berdasarkan pengalaman saya, carilah Anakan Kacer yang warna bulu putih dikedua pipinya lebih sedikit. Anakan Kacer seperti ini biasanya mental tempurnya lebih bagus. Semua criteria diatas hanya berlaku untuk Anakan Kacer yang belum bunyi, baik ngeriwik maupun ngeplong.

Tips Dasar Perawatan Burung
Bagi yang sering online di web www.kicaumania.org tentu tidak asing dengan pertanyaan berikut jika ada burung rekannya yang moncer di arena lomba, “share dong perawatannya”. Lantas rekan yang burungnya moncer pun membeberkan “rahasia” perawatan burungnya hingga bisa berjaya di arena lomba. Syukur kalau ada yang menjelaskannya secara detail. Yang sering terjadi adalah jawaban klasik berupa mandi, jemur dan pemberian EF (Extra Fooding) secara teratur.

Pertanyaannya, apakah dengan dibongkarnya rahasia perawatan sang juara lantas burung kita bisa ikut-ikutan moncer jika rahasia tersebut diterapkan ke “jagoan” kita? Jawabannya bisa ya bisa tidak. Mengapa demikian? Jawabannya adalah setiap burung mempunyai karakter, suara, gaya, dan tingkat kecerdasan yang berbeda. Sepertinya hampir semua penghobi burung sudah mengetahui akan hal tersebut. Lantas, kira-kira perawatan seperti apa yang cocok untuk jagoan kita supaya bisa moncer dilapangan ? Faktor apa saja yang menjadi penentu? Sedikit tips berikut mungkin bisa berguna dalam memelihara burung sehingga diharapkan kita memiliki dasar dalam merawat “jagoan” kita.

SOLUSI KALAU KACER TERLALU BIRAHI


SOLUSI KALAU KACER TERLALU BIRAHI




Menurut para pakar kicaumania burung kacer bahwa kcer yang terlalu birahi akan mengurangi penampilannya ketika di lombakan.

Ciri-ciri kacer yang terlalu birahi yaitu sering bergerak ke samping sangkar sambil mematuki sangkar (ngeruji) atau biasanya bertingkah tapi tidak bunyi sama sekali (mbagong/mbedesi).

Tips untuk mengurangi birahi pada Kacer kesayangan Anda yaitu dengan merubah pola perawatan, yaitu porsi mandi ditambah porsi jemur dikurangi porsi tenggar ditambah untuk masalah porsi EF bisa dikurangi secara bertahap dari kebiasaan, misalnya porsi jangkrik bisa dikurangi tiap hari 1 ekor sampai kondisi birahi kacer kelihatan berkurang dan tentunya pengurangan porsi jangkrik harus dihentikan, untuk porsi pemberian kroto untuk sementara bisa dihentikan. Jika penampilannya masih tetap kurang maksimal, bisa dicoba pemberian menu jangkrik dihentikan dan menu wajibnya diganti kroto dimulai dari porsi paling sedikit kemudian ditambah secara bertahap. Biasanya cara ini cukup manjur dan sudah banyak terbukti oleh para mania kacer.

Untuk kacer yang kondisinya terlalu birahi sementara waktu diistirahatkan/ diasingkan itu lebih baik, dan kalau bisa dimasukkan kandang umbaran dengan mengontrol porsi EF nya sampai kondisi kelihatan normal kembali, dan bisa dicoba latihan jangan dilombakan dulu karena untuk menangani kacer (mbagong/mbedesi) dibutuhkan ekstra kesabaran bagi perawatnya. Menurut petuah dari Mbahnya Mania Kacer “ kalau ingin kacer jagoan anda Berjaya kembali, maka bersabarlah menghadapi kacer (mbedesi/mbagong) niscaya kacer jagoan anda akan kembali Berjaya “ kalau tidak sabar bukan kejayaan yang kita dapat, bisa-bisa kacer jagoan kita akan pindah tangan dan tentunya kita akan kesulitan cari gantinya